Contoh Remaja Yang Peduli Lingkungan


tempoineraktif.com Bumi sedanga mengalami pemanasan global yang memicu perubahan iklim. Namun manusia bisa mengurangi pemanasan global dengan mengubah perilaku sehari-hari.

Kesadaran mengubah perilaku telah muncul dari kalangan remaja, salah satunya Mohammad Maudy Alvi Bramantya. Remaja yang baru lulus dari Sekolah Menengah Atas ini bergabung ke dalam organisasi Inconvenient Youth yang mengkampanyekan kesadaran akan perubahan iklim. "Kesadaran akan pemanasan global harus dimulai sejak dini," ujar dia kepada Tempo di Jakarta Convention Center, Jumat 27 Mei 2011.


Organisasi yang diikuti oleh siswa SMP, SMA, dan mahasiswa ini gencar melakukan penyuluhan kepada siswa Sekolah Dasar. Bermodalkan brosur, lembar presentasi, dan serangkaian permainan menarik, mereka mengajak siswa mengurangi jejak karbon.


Salah satu upaya yang telah mereka lakukan adalah mengumpulkan koran bekas untuk didaur ulang menjadi bahan yang bisa dimanfaatkan ulang. Proses ini, kata Alvi, mengajarkan siswa untuk menjaga lingkungan dari pencemaran dan emisi. Kegiatnan lain seperti menanam pohon juga akan mereka lakukan.


Alvi juga tak segan memberikan langkah kecil yang bisa dilakukan setiap orang untuk mengurangi jejak karbon. Semua perilaku ini merupakan tindakan sederhana yang bisa dilakukan dengan mudah mulai sekarang.


1. Gunakan lampu hemat energi

Lebih baik lagi mematikan lampu saat tidak digunakan.

2. Bayar tagihan secara online

Berhematlah dalam menggunakan kertas. Selain itu penggunaan kertas berarti membuang bahan bakar untuk mengantarkannya.

3. Matikan monitor komputer saat tidak digunakan

Monitor komputer menyedot listrik dalam jumlah besar. Pastikan mematikan peralatan ini saat tidak digunakan.

4. Tolak kantong plastik

Plastik merupakan bahan yang sulit terurai. Karena itu gunakan kantong belanja pribadi yang bisa dipakai berulang-ulang kali setiap berbelanja. Jika terpaksa menggunakan kantong plastik, pakailah kantong yang terbuat dari plastik ramah lingkungan.

5. Gunakan kemasan seminimal mungkin

Kemasan produk kerap dibuat dalam kemasan yang boros. Padahal kemasan yang berlebihan hanya menambah mahal harga produk dan menghasilkan sampah.

6. Tolak styrofoam

Bahan sintetis ini tidak bisa terurai hingga ribuan tahun sehingga bisa mencemari lingkungan dan mengganggu siklus alamiah pada lingkungan.

7. Gunakan kendaraan umum

Desak pemerintah untuk memperbaiki layanan angkutan umum. Transportasi menyumbang 14 persen emisi gas rumah cuaca yang memperparak pemanasan global.

8. Gunakan dua sisi muka kertas

Berhemat menggunakan halaman kertas. Gunakan dua sisi kertas untuk setiap kegiatan menulis.

9. Perbaiki keran air yang rusak

Tanpa sadar keran yang bocor menguras persediaan air tanpa sempat termanfaatkan. Selama satu tahun, ratusan liter air akan terbuang percuma sementara hanya 1 dari 5 penduduk bumi yang memeiliki akses terhadap air bersih.

10. Tanam pohon sebanyak mungkin

Semakin banyak menanam pohon, semakin banyak karbon dioksida yang diserap dari udara. Artinya pemanasan global akibat gas rumah kaca ikut berkurang.

11. Matikan AC

Ruangan yang sehat memiliki sirkulasi udara alamiah yang baik. Sesekali manfaatkan aliran udara alamiah untuk mendinginkan ruangan.

12. Jangan tinggalkan sampah dan merusak lingkungan saat berkunjung ke tempat wisata

Banyak wisatawan tak sadar lingkungan dan membuang sampah sembarang di lokasi wisata. Sampah ini akan mencemari lingkungan dan menghambat siklus alamiah sehingga menghasilkan lebih banyak karbon dioksida.

13. Ajak rekan searah berangkat dan pulang kantor bersama

Pemakaian energi akan lebih hemat jika banyak orang dimuat dalam satu kendaraan.

14. Uji emisi kendaraan secara berkala

Mesin yang termakan usia akan menjadi kurang efisien sehingga menghasilkan lebih banyak gas buang yang bersifat racun dan memerangkap panas. Dengan menguji emisi kendaraan, kita bisa mengetahui kualitas mesin dan segera memperbaikinya jika gas buang yang dihasilkan melebihi ketentuan.

15. Gunakan tangga saat di kantor atau di apartemen

Berjalan naik-turun tangga membuat bandan sehat dan tubuh langsing. Mengurangi pemakaian eskalator atau lift akan sangat menghemat listrik.

16. Pilah sampah

Bagilah sampah pada tempat khusus berdasarkan jenis materialnya. Dengan demikian, proses daur ulang bisa dilakukan dengan mudah sementara sampah basah bisa dimanfaatkan sebagai bahan baku kompos.

17.Tampung air hujan

Gunakan air hujan untuk menyiram tanaman dan menyuci mobil

18. Jadilah teladan bagi masyarakat

Tunjukkan kepedulian terhadap lingkungan sehingga orang di sekitar bisa mengikuti pola hidup itu.

19. Matikan keran saat menggosok gigi

Kita sering membiarkan air mengucur deras saat menggosok gigi. Hal ini berarti membuang air bersih tanpa sempat dimanfaatkan.

20. Cari informasi tentang upaya pelestarian lingkungan

Mencari informasi, sebagaimana membaca tulisan ini, merupakan satu langkah lebih dekat pada bumi yang lebih bersih, hijau dan sejuk.

ANTON WILLIAM
Share This Article Facebook +Google Twitter Digg Reddit